Pemberitaan Collapse nya Pasar NFT Terlalu Dibesar-besarkan

Baru-baru ini sebuah pemberitaan yang dipelopori oleh Wall Street Journal menjadi sorotan. Berita itu mengabarkan bahwa telah terjadi collapse di pasar NFT, sebagai dampak atas penurunan volume transaksinya yang mencapai 92% dari September tahun lalu. 

Mengutip data dari firma analisis pasar NFT Nonfungible, laporan tersebut hanyalah cherry-picked data (adanya keberpihakan informasi atau informasi yang disampaikan bukan informasi yang independen).

Namun, perusahaan analisis yang sama baru saja merilis laporan pasar NFT Quarter 1 2022 dan memang benar telah terjadi Collapse di pasar NFT jika kita berasumsi bahwa penurunan 4,6% dalam volume QoQ (Quarter over Quarter) sebagai tanda permintaan "flatlining" atau "collapse". 

Menurut Nonfungible, pasar NFT memang mengalami penurunan pada volume perdagangan dalam kualifikasi tertentu. Penurunan tersebut seperti terjadi di Quarter 4 2021 yang semula $8,25 miliar turun menjadi sekitar $7,87 miliar pada kuartal pertama 2022. 

Metrik pasar NFT lainnya juga menunjukkan kontraksi yang lebih signifikan yaitu jumlah total penjualan NFT turun sebesar 46,96%. Jumlah pembeli dan penjual aktif juga menurun masing-masing sebesar 30,91% dan 15,61% serta jumlah active wallets yang menurun di angka 25% dan masih signifikan.

Cara Recovery Windows dengan Acronis

Meskipun begitu data penting lainnya adalah penurunan 5% dalam volume perdagangan kontras dengan penurunan yang signifikan dalam jumlah penjualan NFT. Ini menunjukkanbahwa meskipun jumlah transaksi menurun, nilai transaksi tersebut sebenarnya meningkat. 

Menurut para analis perusahaan, harga rata-rata penjualan NFT melonjak luar biasa 80%, dari $587 di Quarter 4 2021 menjadi $1.057 di Quarter 1 2022.

Dari data tersebut bahwa tentu saja ini bukanlah collapse. Ini merupakan hasil dari pasar yang telah berkembang jauh dari koleksi PFP (Profil Pic) dengan rilis yang mencapai puluhan ribu NFT dalam satu tetes, kedalam lingkup yang lebih kecil, value atau utility-added collections. 

Selain itu, disaat yang sama ada gambaran ekonomi makro yang luas untuk dipertimbangkan. Perang Rusia-Ukraina tidak serta merta membuat perangkat keras PC jatuh begitu saja. Dan sektor Keuangan Tradisional (TradFi) bisa dikatakan belum muncul tanpa cedera juga karena saat ini pun telah menjadi salah satu hari terburuk dalam track nya dalam kurun waktu dari beberapa tahun silam.

Sumber

Artikel ini bermanfaat? Share ke teman-teman kamu yuuk!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Mungkin sobat perlu baca ini :

close