Cluster Satelit Multi-Sensor LEO Pertama akan Diluncurkan BAE Systems pada 2024

BAE Systems mengumumkan akan meluncurkan kluster satelit multi-sensor pertamanya, Azalea, ke orbit Bumi rendah (LEO) pada tahun 2024 mendatang.

Dengan peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Inggris untuk menganalisis ancaman di/dari dan melalui ruang angkasa.

cluster satelit azalea

Setelah diluncurkan, satelit-satelit ini nantinya akan memberikan data intelijen militer digital yang aman dan real-time kepada pelanggan militer dari luar angkasa.

Cluster ini terdiri dari empat pesawat ruang angkasa yang sangat tangguh.

Satelit ini memiliki kemampuan mengumpulkan, menganalisis, dan mengkomunikasikan sinyal Radar Aperture Sintetis (SAR) dan frekuensi optik dan radio (RF), dengan menggunakan berbagai sensor.

Peluncuran Azalea ini akan lebih lanjut mendukung Strategi Ruang Pertahanan Pemerintah Inggris, yang dirilis tahun ini.

Sesuai rencana proyek luar angkasa ini, pemerintah Inggris telah memprioritaskan pengamatan bumi untuk mempertahankan dan melindungi kepentingan dan kemampuan bangsa, yang menurut BAE Systems dapat dipenuhi oleh Azalea. Baca juga: Huawei: Ponsel Pertama yang Bisa Kirim Pesan Lewat Satelit

Direktur pelaksana kelompok bisnis BAE Systems Digital Intelligence, Dave Armstrong mengatakan bahwa Cluster satelit Azalea akan memproses data di luar angkasa untuk menyediakan petak kecerdasan digital, di mana pun diperlukan.

"Kami memahami betapa pentingnya intelijen berbasis ruang angkasa bagi setiap ranah, baik itu menginformasikan komando strategis, memperingatkan kapal perang di area, atau memberikan intelijen waktu nyata kepada pasukan di darat."

Untuk mendukung pekerjaan dalam bidang terkait, BAE Systems juga mengakuisisi perusahaan Inggris In-Space Missions sejak tahun lalu.

BAE Systems juga bekerja sama dengan perusahaan ICEYE yang berbasis di Finlandia yang akan menyediakan teknologi SAR canggih untuk cluster satelit tersebut.

Dengan pemantauan yang konsisten maka sangat mungkin bagi perusahaan untuk dengan mudah mendeteksi pergerakan pesawat terbang yang berlawanan-arah, kapal maritim, atau perubahan fisik lainnya, termasuk bencana alam. Baca juga: Review Smartphone Premium Samsung Galaxy Z Fold 4

Dengan teknologi saat ini, proses distribusi data (lama) dapat menghabiskan waktu hingga berjam-jam dan tergantung pada ketersediaan stasiun bumi dan tautan RF. Hal ini menjadi keunggulan bagi Azalea, yang membutuhkan lebih sedikit waktu untuk menggabungkan dan mengirimkan data dengan aman.

Artikel ini bermanfaat? Share ke teman-teman kamu yuuk!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Mungkin sobat perlu baca ini :

close