9 Cara Ampuh Mengatasi The File is too large pada Flashdisk

Flashdrive atau yang lebih dikenal dengan sebutan flashdisk merupakan sebuah media penyimpanan file yang saat ini masih menjadi favorit banyak orang. Selain karena memiliki ukuran yang kecil sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana, flashdisk mendukung berbagai jenis file, baik dokumen, gambar, foto, file installer dan masih banyak lagi.

Flashdisk juga mendukung untuk menyimpan file dalam berbagai ukuran, termasuk file yang berukuran besar. Tetapi ada beberapa kasus ketika akan menyalin atau memindahkan file dalam ukuran besar ke flashdisk, muncul pesan seperti berikut

The File is too large for the destination file system

Bagaimana cara mengatasinya? Simak terus ulasannya ya,.

Penyebab Pesan Error "File terlalu besar untuk file sistem yang dituju"


Pesan error The File is too large for the destination file system yang muncul ketika akan memindahkan file dalam ukuran besar kedalam flashdisk ini disebabkan oleh tipe File Sistem Flashdisk.

Secara default, file sistem flashdisk adalah FAT32. File sistem ini merupakan file sistem yang sudah lama ditemukan dan dikembangkan untuk Sistem Operasi Windows. 

File sistem FAT32 saat ini masih banyak digunakan dan masih support untuk berbagai macam jenis file, tetapi untuk keperluan transfer (copy atau cut), file sistem FAT32 memiliki batas yaitu maksimal 4.096 MB atau 4 GB saja untuk sebuah file (single file). Baca juga Cara Membuat Sekali Copy Berkali-kali Paste pada Windows 10

Maksudnya, dalam file sistem FAT32 ukuran sebuah file tidak bisa lebih dari 4 GB. Untuk itu, jika sobat ingin transfer file dengan ukuran lebih besar, maka akan muncul pop up bahwa file terlalu besar dan file tersebut tidak bisa dipindahkan.

Jadi intinya bukan karena ukuran filenya yang besar, tetapi karena file sistem flashdisk nya yang tidak mendukung.

Cara Mengatasi "The File is too large for the destination file system"

Untuk mengatasi masalah ini ada beberapa cara yang telah dmiftah rangkum. Tetapi pada dasarnya cara-cara tersebut terbagi menjadi 2 kategori yaitu dengan melakukan perubahan file sistem dan tanpa perubahan file sistem flashdisk.

Untuk cara yang merubah file sistem, intinya adalah File Sistem FAT32 Flashdisk dikonversi ke File Sistem NTFS.

Mengapa harus ke NTFS?

Singkatnya, karena tipe file sistem ini dapat mendukung penyimpanan single file hingga ukuran 256 Tera Bytes atau sekitar 262.144 Giga Bytes atau 65 ribu kali lebih besar dari tipe file FAT32.

Apakah dengan merubah atau mengkonversi File Sistem Flashdisk akan menyebabkan semua data dalam flashdisk menjadi hilang/terhapus?

Pada dasarnya, IYA. Karena secara umum mengkonversi file sistem flashdisk dilakukan denga memformat flashdisk itu sendiri. Tetapi ada juga cara mengkonversi ke file sistem NTFS yang tidak menyebabkan data menjadi hilang atau terhapus.
Perhatian!
Untuk 3 Cara berikut ini TIDAK membuat data dalam flashdisk terhapus, tetapi jika memang data dalam flashdisk bersifat penting sebaiknya tetap dilakukan backup terlebih dahulu

1. Ubah File Sistem Flashdisk ke NTFS Melalui Command Prompt (CMD)

Untuk merubah file sistem FAT32 Flashdisk ke NTFS melalui Command Prompt atau CMD, ikuti langkah berikut
  1. Klik Start atau tekan logo Windows pada keyboard
  2. Ketik cmd lalu klik Command Prompt
  3. Cek drive letter flashdisk di Windows Explore. Misal pada flashdisk dmiftah ini didapat drive letternya adalah H 
  4. Pada jendela Command Prompt, ketik perintah
    convert drive letter: /fs:ntfs
    Karena drive letter dari flashdisk dmiftah adalah H, maka perintahnya menjadi seperti berikut
  5. Tekan Enter dan tunggu hingga proses selesai
  6. Jika hasilnya The Convertion failed. H: was not convertion to NTFS dan muncul pop up seperti ini
  7. Ini berarti proses konversi FAT32 ke NTFS gagal karena di blokir oleh Windows Defender
  8. Untuk mengatasinya, klik pop up Windows Defender tersebut, hingga muncul jendela Protection History dari Windows Security
  9. Klik Protect memory access blocked. Jika muncul pop up konfirmasi, klik Yes
  10. Klik Actions dan pilih Allow on Device
  11. Jika muncul pop up konfirmasi lagi, klik Yes
  12. Ulangi kembali perintah CONVERT H:/FS:NTFS lalu tekan Enter
  13. Jika hasilnya seperti berikut, maka konversi file sistem FAT32 ke NTFS telah berhasil
  14. Cek file sistem flashdisk dengan cara klik kanan nama flashdisk lalu pilih Properties

Setelah berhasil di konversi ke NTFS, sekarang file dalam ukuran besar sudah bisa dipindahkan ke flashdisk.

2. Ubah File Sistem Flashdisk ke NTFS Melalui Aplikasi Easus

Mengkonversi file sistem juga bisa dilakukan dengan aplikasi tambahan, diantaranya dengan menggunakan Easus Partition Master.

Untuk merubah atau mengkonversi file sistem FAT32 flashdisk ke NTFS melalui aplikasi Easus, ikuti langkah berikut

  1. Buka aplikasi Easus Partition Master
  2. Cari dan klik kanan pada flashdisk yang akan di konversi ke NTFS
  3. Pilih Advanced lalu pilih Convert to NTFS...
  4. Jika muncul pop up konfirmasi, klik OK
  5. Klik Execute 1 Operation lalu tunggu hingga proses selesai
  6. Selesai, dan sekarang file yang berukuran lebih dari 4 GB sudah bisa dipindahkan ke flashdisk.

Tetapi sayangnya, konversi FAT32 ke NTFS dengan menggunakan aplikasi Easus Partition Master ini hanya bisa berjalan dalam versi berbayar saja.

3. Ubah File Sistem Flashdisk ke NTFS Melalui Aplikasi Minitools

Merubah file sistem ke NTFS juga bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Minitools. Aplikasi ini cukup ringan dan memilki ukuran file yang kecil. Selain itu, aplikasi ini tersedia dalam versi gratis.

Untuk merubah atau mengkonversi file sistem FAT32 flashdisk ke NTFS melalui aplikasi Minitools, ikuti langkah berikut

      1. Buka aplikasi Minitools Partitions Wizard
      2. Klik kanan pada flashdisk yang akan di konversi, lalu pilih Convert to NTFS
      3. Lalu akan muncul jendela konfirmasi. Klik Start untuk memulai konversi
      4. Tunggu hingga proses selesai. Jika berhasil, maka akan terlihat status konversi seperti berikut
      Dengan ketiga metode diatas, dmiftah berhasil mengkonversi atau merubah file sistem FAT32 ke NTFS tanpa kehilangan dan kerusakan data. Semua data awal yang berada di dalam flashdisk, setelah dilakukan konversi ke file sistem NTFS pun masih bisa diakses seperti sebelumnya.

      Data dalam flashdisk dmiftah itu antara lain berupa dokumen Excel dan Word, file foto dan video, file yang di kompres, dan file installer.

      Setelah dilakukan konversi ke NTFS, sekarang semua file berukuran besar sudah bisa di transfer ke flashdisk.

      Jika sobat dmiftah tidak mau pusing dengan perintah pada Command Prompt atau tidak sempat menginstall aplikasi pihak ketiga seperti Easus dan Minitools diatas, coba cara berikutnya.

      Perhatian!
      Cara berikutnya DAPAT membuat data dalam flashdisk terhapus atau HILANG. Data WAJIB di BACKUP terlebih dahulu sebelum cara berikut dilakukan. Baca juga: Cara Backup Data dan Sistem dengan Acronis

      4. Ubah File Sistem Flashdisk ke NTFS Melalui Menu Format di Windows Explorer

      Masih dengan cara melakukan konversi file sistem flashdisk dari FAT32 ke NTFS, cara ini dilakukan pada Windows Explorer.

      Untuk merubah atau mengkonversi file sistem FAT32 flashdisk ke NTFS melalui menu Format di Windrows Explorer, ikuti langkah berikut

          1. Buka Windows Explore
          2. Klik kanan pada Flashdisk yang akan di konversi lalu pilih Format
          3. Pilih NTFS pada pilihan File System
          4. Jika ingin melakukan format dengan cepat, centang pada Quick Format. Jika tidak dicentang maka flashdisk akan dilakukan low level format atau di format secara mendalam dan memerlukan waktu sedikit lebih lama.
          5. Klik Start untuk memulai format
          6. Akan muncul pop up konfirmasi bahwa semua data dalam flashdisk akan terhapus. Klik OK dan tunggu hingga proses selesai

          5. Ubah File Sistem ke NTFS Melalui Disk Management

          Untuk merubah file sistem flashdisk dari FAT32 ke NTFS melalui Disk Management Windows, ikuti langkah berikut

                1. Klik Start lalu ketik Create and format harddisk partitions lalu tekan Enter setelah ditemukan
                2. Pilih flashdisk yang akan di format lalu klik kanan dan pilih Format
                3. Pada File System, pilih NTFS. Centang Perform a quick format jika ingin memformat flashdisk dengan cepat lalu klik OK
                4. Muncul pop up konfirmasi bahwa semua data dalam flashdisk akan terhapus. Klik OK dan tunggu hingga proses selesai

                Jika sobat dmiftah ingin mengatasi masalah The File is too large for the destination file system ini tanpa merubah atau mengkonversi file sistem ke NTFS, maka cara berikutnya bisa menjadi pilihan

                6. Resize atau Perkecil Ukuran File dengan Winrar

                Untuk mengatasi masalah tidak bisa memindahkan file ke flashdisk, bisa juga dengan mengecilkan ukuran file atau mengkompresnya dengan aplikasi. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah Winrar.

                Untuk mengkompres ukuran file dengan Winrar, ikuti langkah berikut

                1. Pastikan di komputer atau laptop sudah terinstall aplikasi Winrar
                2. Klik kanan file yang akan di kompres lalu pilih Add to archieve...
                3. Pilih format zip agar kompres ukuran file menjadi lebih maksimal lalu klik OK
                4. Tunggu hingga proses selesai
                Cara ini efektif dilakukan untuk file yang memiliki ukuran maksimal 4,3 GB karena dengan malakukan kompresi ukuran file biasanya akan berkurang hingga 30% dari ukuran aslinya.

                Jika dilakukan kompresi dengan rasio yang lebih tinggi demi membuat ukuran file lebih kecil lagi, akan berpotensi terjadinya kerusakan file atau corrupt yang menyebabkan file tidak bisa dibuka.

                7. Pecah File Menjadi Beberapa Bagian dengan Winrar

                Cara berikutnya yang juga cukup ampuh mengatasi permasalahan gagalnya pemindahan file ukuran besar ke flashdisk yaitu dengan membagi file kedalam beberapa bagian file yang lebih kecil atau dipecah.

                Dan lagi-lagi aplikasi Winrar juga mendukung untuk melakukan ini.

                Untuk melakukan split file dengan aplikasi Winrar, ikuti langkah berikut

                1. Pastikan di komputer atau laptop sudah terinstall aplikasi Winrar
                2. Klik kanan file yang akan di kompres lalu pilih Add to archieve...
                3. Pilih format Winrar
                4. Tentukan ukuran file yang diinginkan pada pilihan Split Volume. Misal jika setiap file nantinya ingin menjadi 1 GB, maka masukkan 1024 dan satuannya pilih MB. Atau bisa juga dengan memasukkan 1 dan satuannya GB
                5. Klik OK lalu tunggu hingga proses selesai
                6. Setelah proses pemecahan file selesai, maka hasilnya seperti berikut
                7. Sekarang file yang tadinya berkuran besar sudah menjadi beberapa file dalam ukuran yang lebih kecil
                8. Setiap bagian file, nama file nya diikuti dengan urutan part1, part2 sampai bagian terakhir.
                9. Setelah dipecah kedalam ukuran seperti ini, sudah tentu file dapat dipindahkan ke flashdisk.

                8. Pecah File menjadi beberapa bagian dengan HJSplit

                Masih dengan cara memecah file menjadi beberapa bagian, selanjutnya sobat dmiftah bisa menggunakan aplikasi HJSplit.

                Aplikasi ini cukup populer karena sangat praktis, tidak perlu instalasi dan ukurannya sangat kecil yaitu 200 kb saja.

                Untuk memecah file dengan HJSplit, ikuti langkah berikut

                1. Buka HJSplit lalu pilih Split
                2. Klik Input file untuk memilih file mana yang akan dipecah lalu tentukan folder Output tempat menyimpan file yang sudah dipecah nantinya
                3. Tentukan ukuran file pada Split file size. Pada HJSplit hanya tersedia satuan kilo bytes (kb) dan mega bytes (MB), silahkan sobat dmiftah atur sesuai kebutuhan
                4. Klik Start untuk memulai lalu tunggu hingga proses selesai
                5. Setelah proses selesai maka hasilnya adalah seperti berikut

                Sekarang file yang besar tadi telah berhasil dipecah kedalam beberapa bagian dan bisa dipindahkan ke flashdisk tanpa merubah file sistem nya.

                Jika file yang telah dipecah tersebut sudah dipindahkan dari flashdisk ke media lain seperti harddisk, file tersebut hanya perlu digabungkan kembali agar bisa digunakan. Baca juga Cara Mengecek Performa dan Kondisi Harddisk Komputer atau Laptop

                Untuk menggabungkan kembali file-file tersebut ikuti langkah berikut

                1. Pastikan semua semua bagian file lengkap dan diletakan dalam folder yang sama untuk memudahkan proses penggabungan file
                2. Buka HJSPlit lalu pilih Join
                3. Klik Input untuk memilih file. File yang dipilih adalah file bagian pertama yang ditandai dengan ekstensi .001. Jika semua bagian berada dalam satu folder, maka file lainnya akan terbaca otomatis
                4. Tunggu hingga proses penggabungan file selesai

                9. Pecah File menjadi beberapa bagian dengan GSplit

                Selanjutnya masih dengan memecah file untuk mengatasi masalah copy file ukuran besar ke file sistem FAT32, ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi GSplit.

                Untuk memecah file besar dengan GSplit, ikuti langkah berikut

                1. Buka Gsplit lalu klik Browse... untuk mencari file yang akan dipecah
                2. Klik Destination folder lalu klik browse untuk menentukan lokasi folder output atau penyimpanan file yang sudah dipecah nantinya
                3. Klik Type and size untuk menentukan jenis pemecahan dan penentuan ukuran file
                  • I want to set the size of all piece files : Pilih jika ingin memecah file kedalam ukuran yang diinginkan. Masukkan ukuran file yang diinginkan pada kolom size dan unitnya. Gsplit akan menampilkan perkiraan jumlah file outputnya secara otomatis
                  • I want to define the number of pieces to create : Pilih jika ingin memecah file kedalam jumlah pecahan file yang diinginkan. Dengan opsi ini GSplit akan menentukan ukuran filenya secara otomatis
                  • I want to define the size for each piece my self : Pilih jika ingin memecah file yang setiap filenya ditentukkan ukurannya sendiri. Pilihan ini tidak begitu di rekomendasikan karena sedikit merepotkan. Tetapi jika mau dipilih, silahkan saja.
                  • I want to split after the nth occurrence of a spesified pattern : Pilih jika ingin memecah file berdasarkan pola yang ditentukan (advance)
                4. Klik Split File lalu klik tombol Split untuk memulai dan tunggu hingga proses selesai

                Sekarang file ukuran besar telah berhasil dipecah dan bisa dipindahkan ke flashdisk.

                Jika file akan digunakan, gabungkan kembali dengan GSplit dengan cara sebagai berikut

                1. Pastikan semua bagian file disimpan pada folder yang sama
                2. Buka GSplit lalu klik Unite
                3. Pada jendela GSplite Unite Tool klik Browse untuk mencari lokasi file yang akan digabungkan
                4. Pilih file pertama saja dan sisa file nya akan dibaca otomatis oleh GSplit
                5. Klik Select Output untuk menentukan lokasi penyimpanan file yang telah digabungkan nantinya
                6. Klik Restore file untuk mulai menggabungkan dan tunggu hingga proses selesai
                7. Jika proses penggabungan telah berhasil, maka hasilnya sebagai berikut

                Demikian tutorial tentang  9 Cara Ampuh Mengatasi The File is too large for the destination file system pada Flashdisk. Kunjungi selalu dmiftah.com untuk update info, tips, dan ulasannya terbaru lainnya.

                Artikel ini bermanfaat? Share ke teman-teman kamu yuuk!
                Next Post Previous Post
                No Comment
                Add Comment
                comment url

                Mungkin sobat perlu baca ini :

                close